Rabu, 29 Februari 2012

Jika Jadi Bos Bank Dunia, Sri Mulyani Bakal Bawa Perubahan

Jakarta - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani diunggulkan jadi Presiden Bank Dunia. Jika hal itu terjadi, diprediksi reformasi lembaga keuangan di Bank Dunia semakin lengkap.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (29/2/2012) malam.

"Yang penting kami melihatnya ini kesempatan negara berkembang mengajukan calon untuk menggenapi proses reformasi lembaga keuangan seperti World Bank," ujarnya.

Mahendra menilai tidak hanya Sri Mulyani yang bisa membuat bangga tanah air, siapapun orang Indonesia yang bisa menjadi Presiden pastilah membuat bangsa Indonesia bangga.

"Jangan lihat mantan Menkeunya lah, lihat orang Indonesia bisa menjabat setinggi itu, bukan orang Kemenkeu juga kita dukung," tegasnya.

Mahendra menilai segala kemungkinan bisa saja terjadi, meskipun berdasarkan hasil polling sementara calon-calon yang pantas menjabat orang nomor satu di Bank Dunia, Sri Mulyani mendapat porsi yang sangat besar.

"Saya rasa terlalu awal untuk melihat pemetaan persaingannya. Kalau sampai kepada nama atau calon dari negara mana belum jelas tataran formalnya walau bisa di tataran kurang formal seperti survey tadi. Kami tentu memperhatikan hal itu menjadi masukan, kita lihat pemetaan yang lebih luas tadi," paparnya.

Mahendra mengharapkan agar suara dari negara-negara berkembang tidak terpecah sehingga pemenangnya dari negara yang itu-itu saja.

"Yang musti kita lihat bagaimana jangan kemudian semua berlomba untuk mendukung dari 160 negara berkembang akhirnya terpecah semua, akhirnya yang menang balik kesitu lagi. Musti dilihat juga petanya, bukan semangat saja, kita melihat dalam persaingan global, jadi musti kita lihat kepentingan kita secara nasional tapi juga secara kelompok kepentingan negara berkembang," pungkasnya.

http://finance.detik.com/read/2012/03/01/084653/1855084/4/jadi-bos-bank-dunia-sri-mulyani-bakal-bawa-perubahan?f990101mainnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar